Diawal tahun 2009 saya sempat memirsa acara televisi yang cukup menarik, yaitu membahas mengenai demam Facebook yang semakin mewabah, begitu banyak orang yang keranjingan, begitu banyak orang yang kecanduan, tak ubahnya kacang goreng facebook pun laris manis diakses hampir oleh setiap peselancar dunia maya, saking seringnya diakses, facebook pun menempati posisi kedua sebagai situs yang sering diakses setelah google yang bercokol diperingkat pertama. Dahsyatnya lagi facebook pun dapat menggusur kepopuleran friendster dan yahoo mail massenger sebagai situs jejaring sosial yang sebelum kehadiran facebook merupakan primadona barter obrolan, pemikiran dan kreatifitas didunia maya. Sayang sekali saya tidak menyimak acara televisi tersebut dari awal, sehingga saya tidak tahu siapa aktor dibalik memboomingnya facebook alias sang creatornya.Keesokan harinya saya pun mencoba menghilangkan rasa penasaran mengenai facebook (maklum agak terlambat saya tahu tentang facebook, ya namanya juga teltek alias telat teknologi), dan sayapun langsung berselancar didunia underground alias dunia maya, tanpa banyak pikir apalagi pikir panjang saya pun langsung mengetik facebook.com dan....... enter ! alhasil masuklah saya kehalaman situs yang konon katanya kita dapat bertemu dengan teman kita yang sekalipun entah dimana adanya asalkan teman kita tersebut sama-sama memiliki account di paman facebook tersebut. Rasa penasaran sayapun semakin memuncak (sekali lagi maklum........) dan saya pun langsung membuat akun dihalaman yang telah disediakan mang facebook, akhirnya kurang dari 5 menit account saya pun sudah jadi, walah....walah..... senangnya hati saya saat itu, akhirnya... saya jadi facebooker juga.... (sori, asal ambil istilah aja). Kurang lebih 1 jam saya kurah-koreh di facebook sambil mempromosikan account saya sekaligus cari-cari teman lama saya mudah-mudahan ada yang ketemu walaupun akhirnya tidak ada satupun teman saya yang saya temukan (cappppe dechhhhh.....).
Dua hari kemudian saya kembali berselancar, hal yang tidak jauh berbedapun saya lakukan, yaitu visit to facebook, visit to my acount. Sekarang saya baru ingat, bahwa ada satu hal yang belum terjawabkan pertanyaan saya mengenai facebook, yah... siapa dalang dibalik facebook. Akhirnya saya pun langsung ketik www.google.co.id (cinta tanah air dikit domainnya), seperti biasa..... enter ! dan keyword pun saya masukan mengenai hal ikhwal facebook, terutama mengenai dalangnya sekali lagi dalangnya. Setelah beberapa situs yang membahas facebook disajikan oleh engkong google satu persatu situs tersebut saya singgahi, alhasil......... alamakkkkkk......... kupingku tercengang panas, mataku memerah, bibirku kelu, jantungku berdegup kencang, tanganku gemetar dan kaki serasa kaku, berdirilah bulu romaku.... hatiku berkata AKU MEMBUNUH SAUDARAKU, kenapa gerangan ?
Begini teman, dari beberapa situ yang saya pijaki yang membahas facebook dikatakan, dituliskan dan dijelaskan bahwa facebook adalah milik Mark Zuckerberg yang juga sekaligus pembuat, pengonsep, pendiri dan pengembangnya yang tidak lain dan tidak bukan merupakan seorang yahudi yang taat, selain itu Mark Zuckerberg juga salah satu personel aktif dari Alpha Epsilon yang merupakan organisasi pemuda yahudi yang bertujuan untuk memperkuat ikatan komunitas pemuda berbakat yahudi dan membantu sebagai jaringan antara sekolah dan karir. Dan ironinya lagi facebook itu sendiripun awalnya dikonsep untuk umat yahudi dan dibasiskan di Israel, parahnya lagi, facebook yang saat ini semakin berkembang dapat menghasilkan dolar dalam jumlah yang dahsyat yang telah menempatkan Mark Zuckerberg sebagai salah satu orang terkaya didunia dengan usia yang relatif muda, tahukah saudara bahwa sebagian dari total netto penghasilan facebook itu diperuntukan bagi pembangunan Israel dan peningkatan kekuatan militer Israel (semakin kuat militer Israel, semakin kuat kuat ia menjajah tanah suci umat muslim sedunia, Palestina).
Harus kita fahami juga bahwa, setiap jiwa yang menjadi bagian dari famili facebook, maka jiwa tersebutpun telah turut serta meningkatkan pundi-pundi penghasilan facebook dan secara otomatis jiwa tersebutpun telah turut serta membantu sang zionis dalam menjajah tanah suci umat Islam, membunuh saudara kita di Palestina, dan menjadi bagian dari pembunuh masal. Bagi umat muslim Itu artinya kita telah membunuh saudara kita sendiri, telah membantai umat kita sendiri, telah menodai tanah suci kita sendiri, kita ingat firman Allah SWT :
Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat. (QS. Al Anfaal, 8.54)
Dan
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. Al Ma’idah, 5.51)
Dari 2 bagian ayat diatas saja sudah jelas kalimah yang Allah firmankan dalam mengatur pola sikap kita terjadap kaum kafir yang sudah jelas-jelas memerangi diri kita sendiri, karena sebagaimana yang Rasulullah SAW ajarkan bahwa sesungguhnya antar sesama umat muslim itu bersaudara yang diumpamakannya sebagai satu tubuh yang bilamana satu bagian tubuh itu merasakan sakit maka bagian tubuh yang lainpun merasakan sakit tersebut. Nah dari situpun ada sudah tergambarkan secara logika mengenai keharaman facebook, namun perlu saya katakan bahwa saya tdak bisa memfatwakan keharaman facebook secara universal dan cukup untuk pemahaman diri saya sendiri terkecuali jika ada yang sefaham dengan saya, selain itu karena memang ada yang lebih berwenang dalam memfatwakannya.
Sekarang kesimpulan ada dihati masing-masing, mau tetap menjadi bagian dari keluarga facebook atau tidak ?, keduanya ada konsekuensinya. Jika tetap menjadi bagian keluarga facebook itu berarti anda membantu keberlangsungan penjajahan, pembunuhan, penistaan dan pembantaian kaum zionis laknatullah Israel terhadap diri anda sendiri, mengerikan !!! sebegitu tegakah anda ?, konsekuensi kedua anda menghapus acoount facebook anda dan meninggalkanya jauh-jauh, dan dengan begitu anda telah memberikan nafas bantuan terhadap diri anda sendiri (muslim Palestina), dan memang itulah selayaknya yang harus kita lakukan jikalau kita memang merasa umat muslim yang cinta akan dirinya sendiri.
Mungkin teman-teman ingin bertanya, bagaimana dengan situs-situs lainnya yang sama-sama berada dibawah cengkraman Yahudi, Israel, USA dan lain sebagainya yang berperan sama seperti google, blogspot, dan lain sebagainya ?, baik saya ada penjelasan sedikit dan jika kurang jelas mari kita berpikir bersama-sama. Diibaratkan perang, sudah sejatinya menggunakan senjata, dan saat ini salah satu pihak yang berperan sebagai penjahat menggunkan senjata yang bersipat propaganda seperti situs-situs tersebut tadi, satu sisi dari kelemahan senjata adalah bisa makan tuan terlebih itu bersifat propaganda, sekarang situs tersebut yang menjadi senjata pemiliknya kita jadikan senjata pula oleh kita dalam menyerang balik sipenjahat tadi, jika kita mampu memanfaatkan kelemahan senjata tersebut apapun jenis kalkulatornya jika dihitung-hitung kita lebih diuntungkan, ko bisa ???.
Contohnya begini:
Pemasukan– (modal) Pengeluaran = Sisa (bisa jadi 0)
Maksudnya, bangsa Israel mendapatkan pemasukan dari keuntungan situs-situs tadi yang kemudian dijadikan modal (pengeluaran) untuk berperang (menjajah) umat Islam, bila pendapatan tadi digunakan untuk berperang otomatis saldopun berkurang bisa jadi 0 (nol). Lalu bagaimana cara menjadikan senjata tersebut bisa makan tuan ?
Begini :
0 (nol) pengeluaran + pemasukan = Untung
Maksudnya, kita memanfaatkan senjata yang sudah disediakan tadi oleh sipemiliknya, yaitu situs-situs berstandar ganda (dalam artian nol modal, tanpa membeli senjata) kemudian kita serang sipemilik situs tersebut, lumayan kan berjuang dijalan Allah dengan memanfaatkan standar ganda senjata lawan, caranya ? ya seperti blog saya ini (maaf jangan dianggap sombong, hanya mencontohkan supaya mudah dipahami), saya sadar blog ini berada didalam keluarga blogger yang notabene berinduk di barat, namun kemudian saya jadikan blog ini sebagai media (senjata) dalam menghidupkan kalimah Allah, memang cara ini tidak beran begitu besar dalam perjuangan agama Allah, namun apa salahnya kita memanfaatkan kelemahan musuh Allah sekalipun itu sedikit asalkan usaha kita maksimal.
Kembali kemasalah facebook, sekarang para kiyai mulai mewacanakan keharaman facebook, dan memang kebenaran dan kebathilan itu sedikit-sedikit pasti muncul semakin jelas perbedaan diantara keduanya. Pro dan kontrapun bermunculan antara yang sejalan dengan faham keharaman facebook dan yang sudah melekat dengan facebook sehingga tidak dapat dapat lepas darinya. Banyak pihak yang mendesak supaya MUI tidak mengharamkan facebook dengan dalih facebook merupakan bagian dari ilmu pengetahuan dan tekonologi yang terkadang sifat ilmu pengetahuan dicenderungkan tidak mengenal batasan. Namun menurut saya dan bukan berarti saya sok tahu, sekalipun MUI tidak mengharamkan facebook sudah sepatutnya kita punya hati nurani jika memang kita seorang Islam, ingat kawan !! segala sesuatu ada konsekuensinya karena pilihan ada dihati masing-masing, maka diri masing-masing pula yang akan mempertanggungjawabkan segala akibatnya.
Sebagaimana manusia biasa, saya menyadari segala kekurangan, kelemahan dan kealfaan saya, namun saya juga sadar bahwa saya tidak bisa bersembunyi dibalik kekurangan saya dalam setiap kesalahan saya, karena sebagai manusia berakal kita pasti punya pertanggungjawaban. Semoga hitam diatas putih ini dapat bermanfaat bagi kita semua khusunya diri saya pribadi, kebenaran hanya milik Allah dan kesalahan datangnya hambanya, Wallahualam......!!!
